Kebiasaan Buruk Yang Dapat Merusak Pori-Pori Kulit

tips kecantikanPori-pori pada wajah yang membesar atau terlihat jelas membuat sebagian orang tidak nyaman atau bahkan kesal dibuatnya. Pembesaran pada pori-pori bisa terjadi akibat beberapa faktor. Di antaranya adalah kebiasaan buruk yang tidak kita sadari. Kebiasaan terjadi akibat pengulangan-pengulangan aktivitas kita, dan aktivitas terjadi akibat pikiran kita. Untuk itu, kita harus mengetahui kebiasaan kebiasaan buruk tersebut untuk menghindari kerusakan pori-pori terutama pada wajah kita. untuk lebih lengkapnya, simak penjelasan berikut ini.

Hindari Kebiasaan Buruk Berikut Yang Dapat Merusak Pori-Pori Kulit

Pertama, mengambil atau menekan jerawat. Secara tidak langsung, Anda membentuk garis halus, peradangan dan iritasi saat memencet dan meregangkan kulit. Hal tersebut dalam kurun waktu tertentu dapat mempengaruhi ukuran pori-pori. Gerakan yang kasar pada pori-pori kulit dapat menyalurkan minyak, kotoran, dan bakteri yang dikhawatirkan dapat menyebabkan penyumbatan. Kebiasaan kedua adalah sering menyentuh wajah menggunakan tangan. Minyak, kotoran, dan bakteri pada tangan Anda yang tidak bersih akan membuat pori-pori pada wajah Anda rusak. Ketiga, tidak menghapus rias wajah sebelum tidur. Kosmetik atau produk rias wajah yang tidak dibersihkan sebelum tidur dapat memunculkan jerawat, mempercepat penuaan, dan membuat ukuran pori-pori kulit membesar.

Untuk membersihkan pori-pori lakukan pengelupasan kulit sekali atau dua kali dalam satu minggu. Hal itu cukup penting karena obat pembersih tidak sel-sel kulit mati seluruhnya. Kebiasaan menggunakan make up yang salah juga menyebabkan masalah pada pori-pori kulit. Misalnya concealer yang justru dapat menyebabkan penyumbatan pada kulit Anda. Hindari penggunaan produk kecantikan yang mengandung lilin, minyak, atau mentega. Gunakanlah make up mineral pada wajah berjerawat agar tidak menimbulkan iritasi atau efek samping yang berbahaya. Kebiasaan buruk berikutnya adalah tidak menggunakan krim pengecil pori-pori atau retinol.  Kandungan glycoaminoglycans pada produk krim pengecil pori-pori dapat meningkatkan produksi kulit ari, yang dapat mengencangkan pori-pori kulit. Pori-pori yang membesar akibat penyumbatan dan paparan sinar Matahari dapat diperkecil dengan kandungan retinoid di dalamnya, dengan melarutkan bakteri yang menyebabkan jerawat.

Related posts: